tasya
-
Hello world!
Banjir Besar Landa Aceh: Ratusan Tewas, Ratusan Ribu Warga Mengungsi
Aceh — Banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh sejak akhir November 2025 menyebabkan kerusakan besar dan menimbulkan korban jiwa dalam jumlah tinggi. Lebih dari 18 kabupaten/kota terdampak, dengan total warga terpapar bencana mencapai hampir dua juta jiwa.
Hingga laporan terakhir, jumlah korban meninggal dunia telah mencapai sekitar 326–356 orang, sementara lebih dari seratus warga lainnya dilaporkan hilang.
Aceh Utara Jadi Wilayah Terparah
Kabupaten Aceh Utara menjadi kawasan dengan dampak terburuk. Sebanyak 27 kecamatan terendam, menenggelamkan pemukiman dan infrastruktur. Data resmi mencatat 163.985 jiwa terdampak, sementara 115.018 warga terpaksa mengungsi ke pos-pos darurat.
Kerusakan fasilitas umum serta terputusnya akses jalan membuat distribusi bantuan sempat terhambat. Sejumlah desa bahkan terisolasi selama beberapa hari akibat banjir dan longsor yang menutup jalur utama.
Bantuan Darurat Mulai Masuk
Pemerintah pusat bersama TNI telah mengerahkan bantuan logistik dalam skala besar ke wilayah terdampak. Pesawat angkut berat TNI AU A400M mengirimkan 24 ton bantuan, terdiri dari makanan, tenda, dan perlengkapan darurat lainnya untuk pengungsi.
Sementara itu, tim medis dan relawan dari berbagai lembaga juga diterjunkan. Dalam salah satu operasi penyelamatan, tim gabungan berhasil mengevakuasi tiga perempuan hamil yang terjebak di area banjir.
Pemerintah Evaluasi Izin Lingkungan
Seiring meningkatnya tekanan publik, pemerintah berjanji mengevaluasi ulang izin lingkungan untuk perusahaan tambang dan kegiatan industri di wilayah rawan bencana. Langkah ini diambil setelah muncul dugaan bahwa kerusakan lingkungan memperburuk dampak banjir dan longsor yang terjadi.
Wali Nanggroe Aceh juga telah meminta investigasi menyeluruh terhadap penyebab bencana, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran tata kelola lingkungan.
Pemulihan Dipercepat
Sejumlah ruas jalan utama yang sebelumnya terputus kini mulai dapat dilintasi setelah dilakukan pembersihan material lumpur dan perbaikan darurat. Upaya pemulihan diperkirakan berlangsung berbulan-bulan mengingat skala kerusakan yang luas.